JAKARTA — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memproyeksikan kepadatan penumpang kapal penyeberangan selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 akan meningkat secara bertahap seiring dimulainya masa libur akhir tahun.
Direktur Operasi dan Transformasi ASDP Rio Theodore Natalianto Lasse mengatakan pergerakan penumpang diperkirakan mulai terlihat sejak akhir pekan ini, tepatnya pada Jumat, (19/12/2025), dan berlanjut hingga Sabtu dan Minggu.
“Prediksi kami di tanggal 19 itu sudah mulai ada peningkatan pergerakan di hari Jumat, lalu Sabtu dan Minggu di tanggal 20 dan 21,” ujar Rio dalam sesi temu media di Kantor Pusat ASDP, Senin, (15/12/2025).
Menurut Rio, puncak pergerakan penumpang pada periode Natal diprediksi terjadi pada 23–24 Desember 2025. Sementara itu, lonjakan penumpang libur Tahun Baru diperkirakan berlangsung pada 30–31 Desember 2025, dengan arus balik tertinggi terjadi pada 2–3 Januari 2026.
“Kami juga bersiaga jika pergerakan penumpang lebih tinggi dari perkiraan, terutama karena libur pergantian tahun berpotensi semakin panjang,” kata Rio kepada media ini.
Secara keseluruhan, ASDP memperkirakan jumlah perjalanan kapal penyeberangan meningkat 5,4 persen selama periode Nataru 2025/2026. Jumlah penumpang diproyeksikan naik 4,3 persen, sementara kendaraan terangkut tumbuh hingga 8,9 persen.
Rio menyebut peningkatan tertinggi terjadi pada kendaraan roda dua yang diperkirakan melonjak hingga 15,3 persen. Adapun kendaraan roda empat kecil diprediksi naik 5,9 persen, bus meningkat 5 persen, dan truk tumbuh sekitar 7,4 persen.
“Kalau dilihat secara keseluruhan di 15 lintasan pantauan nasional, semuanya mengalami peningkatan. Jumlah perjalanan kapal diprediksi mencapai 20.943 trip, dengan penumpang lebih dari 547 ribu orang dan kendaraan terangkut sekitar 868 ribu unit,” ujar Rio.
Di sisi lain, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat memastikan kesiapan pengelolaan lintas penyeberangan tersibuk, yakni Merak–Bakauheni, selama periode Nataru 2025/2026.
Berdasarkan survei pergerakan masyarakat, Pelabuhan Merak dan Bakauheni menjadi rute penyeberangan paling diminati pada masa libur akhir tahun. Karena itu, pengelolaan lintasan tersebut dinilai membutuhkan koordinasi lintas pemangku kepentingan.
“Artinya perlu pengelolaan yang baik dan penuh sinergi antar stakeholder sehingga pelayanan yang kita berikan sesuai harapan masyarakat,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan. (Ken)

Posting Komentar untuk "ASDP Prediksi Penumpang Kapal Naik Bertahap Selama Nataru 2025/2026"